Online dulu..

Hai semuanya. Sudah lama rasanya tidak menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer dan on line. Terakhir rasa-rasanya setahun yang lalu saat saya sedang keranjingan download mp3. Mata bisa tidak terpejam selama berjam-jam hanya karena mencari lagu-lagu yang nampaknya sudah jarang ditemukan di mp3 yang dijual, alias tembang-tembang lawas kali ya.. Kalau sekarang ini, jangankan mencari materi-materi penambah ilmu, buat yang bersifat menyenangkan pun rasanya mata sudah malas diajak menari-nari di layar komputer setelah seharian sibuk menatap puluhan orang di kantor dan juga faktor U kali ya (faktor usia hehe). Yah inilah yang dinamakan pembenaran terhadap kemalasan. Apa jadinya bangsa Indonesia kalau semua seperti ini ya alasannya. Apalagi kalau ini terjadi kepada sekelompok orang yang tugasnya mendidik. Bayangkan stagnasi program pendidikan yang terjadi akibat malas mencari informasi baru.

Kalau hal ini pribadi terjadi pada saya, setelah saya dimanjakan oleh produk serba bisa bernama blackberry. Segala sesuatunya bisa saya lakukan dari gadget tersebut namun menurut saya pribadi, besar layar yang terbatas membuat mata sulit menatap dan menyimak informasi berlama-lama. Lagi-lagi alasan ya. Faktor U. Hehe.

Padahal dulu, waktu saya masih seorang mahasiswi yang belum punya duit buat beli handphone canggih-canggih dan masih dituntut untuk selalu cari jawaban atas permasalahan di perkuliahan, saya ini termasuk orang yang rajin banget nongkrongin warnet di kampus.  Sampai saya selalu mendapat gratis 1 jam setelah online 5 jam. Gak cuma itu, saya juga rajin nongkrong di meja belajar saya yang dilengkapi dengan internet. Saya suka sekali mencari-cari informasi yang berhubungan dengan kuliah psikologi saya dan juga melebarkan pertemanan di kalangan onliners.. melalui media mIrc.. Nongkrong berlama-lama di sebuah channel dan dikenal seluruh pengunjung channel berasa keren banget deh.. Apalagi saat mendapat label a keong (@ ) di depan nama kita. Woww.. itu berarti kita jadi operator di channel tersebut, bisa nge-kick, nge-banned, atau melakukan apapun yang kita suka terhadap ‘rakyat biasa’ yang ada di channel tersebut.

Ngomong-ngomong, mau tahu berapa lama dalam sehari saya bisa chatting? Di kampus itu sambil menunggu kuliah berikutnya bisa sekitar 2 jam, setelah selesai kuliah bisa 1 jam, dan di rumah bisa 10 jam (dari jam 8 malam sampai 6 pagi) sehingga totalnya adalah kurang lebih 13 jam sehari. Wow, itu lebih dari 50% jumlah jam yang saya miliki dalam sehari kan?

Berikut beberapa pengalaman berkesan saya soal kebanyakan chatting :

Kejadian 1, Di kamar
(terdengar suara ketukan di pintu)
Suara dari luar (Papa) : “Sy, belum tidur”
Suara dari kamar : (memencet keyboard dengan bersemangat, padahal lagi asik curhat sama temen di room, sampai-sampai tidak mendengar ketukan di pintu)
Papa : (dalam hati) mmmhhh.. anakku rajin sekali, masih mengerjakan skripsinya hingga jam 4 pagi dari tadi jam 8 malam… semoga dia cepat lulus..

😀

Kejadian 2, di sebuah restoran FastFood di Depok

Rame2 : Wawawawawawa (gosip.. ga jelas ngobrol apa saking ramenya…)

Miss E : “Ssssttt… Kok kayak ada bunyi connecting ya…”

Miss N (one of my bestfriend) : “Iya, Sy”

Semua kecuali dua orang itu : (sambil melihat dengan tatapan takjub dan tuduhan nista) “Sakaw ya lo berdua…”

Miss E & Miss N : (diam seribu bahasa, menunduk malu)

Kala itu saya dan miss N lagi keabisan duit jajan jadi gak bisa online lama-lama di kampus. Di rumah saya pun lagi tergusur gak bisa online karena dipakai oleh adik saya yang juga lagi ngerjain skripsi.

Kejadian 3, di sebuah resto fastfood ayam di sebuah mall di Jakarta Selatan

Miss E : “Oh, jadi ini yang namanya Echon..”

Mr. E : (diam)

Miss E : “Jadi kamu hobinya makan? sama dong..”

Mr. E : (diam)

Miss E : “Terus gimana kuliah kamu?”

Mr. E : (diam)

Miss E : (perasaan di chatting-an rame bener nih cowok, kenapa sekarang jadi batu gini ya. Langsung sms teman, yang adalah teman Mr. E juga, biasa… curhat)

To : 0818xxxxxx

Yul.. kumaha.. Kok dia diem aja. Perasaan rame ya kalau di chatting.

To : 081299xxxxx

Message delivered

From : 0818xxxxxx

Masa sich? Ya udah gue kesitu deh, gue bawain keyboard biar ngobrolnya lancar..

????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s