Manfaat Kopi Bagi Kesehatan

Penelitian yang dilakukan terhadap kopi ternyata masih berlangsung. Hal ini dianggap perlu, karena kopi ternyata masih menyimpan banyak manfaat yang belum terekspos. Bagi Anda yang menggemari kopi, inilah beberapa manfaat kopi yang mungkin belum Anda ketahui.

Mencegah penyakit saraf. Peminum kopi berkafein cenderung tidak akan mengembangkan penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kandungan antioksidan di dalam kopi akan mencegah kerusakan sel yang dihubungkan dengan Parkinson. Sedangkan kafein akan menghambat peradangan di dalam otak, yang kerap dikaitkan dengan Alzheimer.

Melindungi gigi. Kopi yang mengandung kafein memiliki kemampuan antibakteri dan antilengket, sehingga dapat menjaga bakteri penyebab lubang menggerogoti lapisan gigi. Minum kopi secangkir setiap hari terbukti dapat mencegah risiko kanker mulut hingga separuhnya. Senyawa yang ditemukan di dalam kopi juga dapat membatasi pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA.

Menurunkan risiko kanker payudara. Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38 persen, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition. Kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor. Namun konsumsi kurang dari 4 cangkir tidak akan mendapatkan manfaat ini.

Mencegah batu empedu. Batu empedu tumbuh ketika lendir di dalam kantong empedu memerangkap kristal-kristal kolesterol. Xanthine, yang ditemukan di dalam kafein, akan mengurangi lendir dan risiko penyimpanannya. Dua cangkir kopi atau lebih setiap hari akan membantu proses ini.

Melindungi kulit. Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Kafein dapat memacu kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan pertumbuhan tumor.

Mencegah diabetes. Orang yang mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko mengembangkan diabetes tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.
Sumber : Kompas.com Senin, 27/7/2009 | 11:53 WIB

Pengunduran Diri yang Cantik

Diterjemahkan dari tulisan Randall S. Hansen, Ph.D.

Apakah saat ini anda sedang mempersiapkan diri untuk resign (mengundurkan diri) dari pekerjaan anda sekarang? Beberapa orang melalui waktu yang sulit untuk melakukannya, selain karena mereka menyukai pekerjaan atau rekan kerja mereka, ada juga yang sudah tidak tahan dengan pekerjaannya dan ingin segera pindah.

Aturan pencarian kerja yang paling penting untuk diingat ketika anda mengundurkan diri dari pekerjaan apapun adalah anda tidak meninggalkan kesan negatif – jika memungkinkan. Kejujuran, etiket dan profesionalisme harus tetap anda tampilkan. Jadi jika anda ingin mencerca bos atau rekan kerja anda, jangan lakukan. Dan jangan menghabiskan waktu untuk menyombongkan peluang baru anda kepada rekan kerja anda. Pencarian pekerjaan adalah proses yang lucu dan anda tidak akan pernah tahu suatu saat nanti anda bisa saja bekerja sama dengan mantan supervisor anda, rekan kerja, atau perusahaan diakibatkan oleh merger atau kondisi lain.

Jadi ketika anda sudah siap untuk mengumumkan pengunduran diri anda, bagaimana anda membuat transisi yang halus dari perusahaan sekarang ke perusahaan yang baru? Sekali lagi anda harus bersikap profesional dan mengikuti peraturan perusahaan. Secara spesifik, anda harus mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut :

  • Timing. Berikan waktu notifikasi yang cukup. Standar notifikasi yang umum adalah dua sampai dengan empat minggu. Tapi anda perlu memeriksa kembali buku Peraturan Perusahaan anda apabila ternyata perusahaan anda mengharapkan masa pemberitahuan yang lebih lama atau lebih singkat.
  • Negosiasi. Pastikan anda mendapatkan penyelesaian yang adil mengenai sisa gaji, sisa cuti, dan pembayaran komisi atau kompensasi lain yang menjadi hak anda.
  • Merekrut pengganti. Tawarkan bantuan kepada perusahaan sekarang untuk mencari pengganti anda.
  • Memberikan pelatihan. Secara sukarela berikan training kepada pengganti anda untuk menunjukkan bagaimana pekerjaan tersebut.
  • Tetap bekerja. Jangan menghilang di minggu terakhir anda bekerja. Tetaplah menjadi anggota kelompok yang aktif. Hindari melakukan pemotongan jam kerja atau bergabung dengan rekan-rekan kerja yang cenderung berpikiran negatif dan  mereka yang selalu mengalami ketidakpuasan.
  • Menyelesaikan tugas. Pastikan anda menyelesaikan semua pekerjaan anda dengan baik dan memberikan catatan progress pekerjaan yang masih berlangsung kepada supervisor atau rekan kerja anda.
  • Meninggalkan. Sebelum anda pergi, pastikan anda memiliki nomer kontak supervisor dan rekan-rekan kerja yang penting sebagai jaringan anda dan juga untuk mengucapkan terima kasih atas kerjasama mereka selama ini.

Berikut beberapa issue lainnya yang perlu anda persiapkan ketika anda mengumumkan pengunduran diri anda.

  • ‘Digiring’ keluar dari gedung. Dalam beberapa industri dan profesi (seperti sales), ketika seorang karyawan resign, perusahaan akan langsung meminta karyawan tersebut untuk pergi saat itu juga. Persiapkan kemungkinan ini dengan membersihkan file personal dan menghapus software pribadi dari komputer anda, menghapus informasi pribadi dan menyingkirkan benda-benda pribadi, serta merapikan area kerja anda.
  • Perasaan bersalah yang diberikan oleh boss atau rekan kerja anda. Hal ini umumnya terjadi apabila anda meninggalkan lingkungan kerja yang tidak menyenangkan, rekan kerja anda mungkin saja merasa iri dan akan cenderung membuat anda merasa bersalah. Dan betapa pun hebatnya atasan anda, kadang ia dapat membuat anda merasa bersalah karena telah ‘membelot’ dari tim anda. Cobalah untuk mengabaikan hal ini dan berusahalah membuat minggu terakhir anda menjadi menyenangkan dan tetap profesional.
  • Counter-offer untuk membuat anda tetap tinggal. Waspadalah terhadap penawaran dari perusahaan anda. Bagaimanapun hal itu telah membuat ego anda merasa terpuaskan, banyak penasihat karir menyarankan untuk menolaknya sebab penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang menerima tawaran kembali dari perusahaannya tidak akan bertahan lama. Apakah perusahaan mengakuinya atau tidak, dedikasi anda akan dipertanyakan. Dan sekali itu terjadi, waktu anda di perusahaan tersebut menjadi lebih terbatas. Lebih baik menolak tawaran  tersebut secara bijaksana dan fokus terhadap pekerjaan baru yang ditawarkan perusahaan baru anda.
  • Menjalankan exit interview. Di beberapa perusahaan, anda akan diminta untuk melalui exit interview yang diadakah oleh HRD. Berhati-hatilah dan bersikaplah profesional. Beberapa perusahaan ingin mengetahui sebab sebenarnya anda resign. Namun berhati-hatilah dan jangan memutuskan hubungan dengan mengatakan hal-hal yang negatif atau picik.

Tips Ikut Midnite Sale..

Hai semuanya..Akhir-akhir ini banyak sekali pusat perbelanjaan yang mengadakan midnite / late night sale. Berdasarkan pengalaman pribadi saya, banyak hal yang mungkin membantu kita untuk menjadi pembelanja yang lebih ‘tangguh’. Berikut beberapa tips yang mungkin bisa Anda lakukan :

  • Cek tanggal berlangsungnya midnite sale dan jam berlangsungnya. Kalau bisa, jangan hadir di hari pertama ataupun terakhir. Berdasarkan pengalaman, penuhnya minta ampun. Dan setelah diperhatikan (berdasarkan observasi), ternyata biasanya barang-barang yang dijual masih cukup memiliki stock paling tidak sampai hari ketiga. Dengan melihat jam berlangsung, anda juga menghindari datang terlalu awal sehingga anda kelamaan menunggu,  atau datang terlalu akhir sehingga situasi sudah sangat ramai.
  • Siapkan fisik. Kecuali anda orang yang biasa tidur larut malam, cobalah untuk tidur 2-3 jam sebelum berangkat menuju sale. Setelah itu makan malam agar nanti anda lebih bertenaga dan satu hal penting : Anda tidak perlu membuang waktu untuk makan malam di pusat perbelanjaan tersebut. Ingat, waktu Anda terbatas.
  • Kenakan perlengkapan ‘tempur’ yang paling sesuai. Tidak disarankan untuk menggunakan high heels ataupun pakaian berlapis-lapis. Flat shoes atau sendal jepit adalah syarat utama. Anda tidak perlu dapat bonus keram betis setiap habis midnite sale kan? Mengingat waktu yang terbatas dan pertempuran dalam mengantri kamar pas bisa cukup melelahkan emosi kita, maka disarankan untuk memakai baju kaos ketat plus rok dan legging. Anda bisa langsung mencoba baju yang dipakai di area depan kamar ganti yang cukup tertutup tanpa harus membuka seluruh baju anda di ruang ganti.
  • Perhatikan tatanan rambut dan wajah anda. Rambut tidak perlu di salon dulu karena selain nanti akan rusak juga dikarenakan berulang kali membuka-memakai baju, keberhati-hatian anda supaya rambut tidak rusah  membuat anda jadi butuh waktu lebih lama untuk memasukkan kepala anda ke dalam baju. Pony-tail is the best hair-do!  Make-up berlebih terutama penggunaan foundation dan lipstik sangat tidak disarankan, mengingat nantinya bisa merusak barang yang ingin anda beli, terutama baju berwarna putih, apabila menempel di situ. Intinya, tetap tampil cantik tapi jangan berlebihan.
  • Selalu tanyakan semua aturan main yang berlaku di customer service atau petugas yang ada, sebelum anda berbelanja, sehingga anda bisa bersiap-siap. Contohnya adalah kartu kredit apa yang mendapat diskon, di mana tempat penukaran hadiah, dan lain-lain,  sehingga anda tidak bertanya panjang lebar baru ketika sudah sampai di depan cashier, yang akan membuat kesal pembelanja yang mengantri di belakang anda.
  • Cek dulu masa berlaku dan limit kartu kredit anda atau kartu debit anda. Hal ini untuk mencegah transaksi anda ditolak ketika di-swipe di mesin. Selain anda sudah capek mengantri dan ditolak, anda juga akan merasa malu pastinya. Yang terbaik adalah menggunakan uang cash karena selain terhindar dari resiko di atas, anda juga terhindar dari jerat utang yang bisa mencekik anda akibat kalap berbelanja melebihi jatah belanja bulanan anda.
  • Gunakan dan optimalkan layanan yang ada di pusat perbelanjaan tersebut. Selalu bandingkan satu penawaran dengan penawaran lainnya. Kadangkala suatu penawaran hanya berlaku untuk merk tertentu. Kalau pusat perbelanjaan tersebut menyediakan kopi gratis bagi pengunjung yang disponsori suatu merk kopi, jangan sampai anda tidak mengambilnya. Kalau anda menggunakan mobil pribadi dan pusat perbelanjaan tersebut menyediakan jasa valet parking, sangat disarankan untuk menggunakannya karena dijamin anda akan merasa sangat lelah untuk berjalan ke parkiran sambil menenteng semua belanjaan anda.
  • Bawa selalu handphone, blackberry, atau music player anda. Mengantri kamar pas atau di depan cashier bisa jadi hal yang membosankan, terutama kalau sudah mengajak teman, tapi dia masih sibuk mencoba dan minta kita untuk mengantri duluan. Menyebalkan yah. Anda tidak bisa selalu mengandalkan teman di dalam suasana kurang menyenangkan bukan? Hehe.
  • Memahami etiket dan aturan yang berlaku. Midnite sale banyak disertai sindrom tidak taat pada aturan. Mencoba sepuluh baju sekaligus dan banyak yang tidak mengerti tata cara mengantri. Bukankah selama masa non midnite sale banyak pusat perbelanjaan menetapkan maksimal 3 pasang sekali mencoba? Kenapa banyak yang melanggar bahkan petugas pun tidak memberikan masukan kepada orang seperti itu. Selain itu dalam hal antri, banyak orang mengantri langsung di depan pintu masing-masing kamar pas, hal ini terasa tidak adil karena ada yang sudah mengantri sangat lama namun masuknya belakangan karena orang yang di dalam mencoba pakaian 10 pasang. Etika antri yang benar sebaiknya berada lurus di satu barisan, sehingga begitu ada kamar pas yang terbuka, orang yang lebih dulu berada di barisan alias orang yang paling depan lah yang berhak masuk duluan.
  • Membawa bekal secukupnya. Kudapan seperti permen atau coklat dapat membantu kita untuk lebih rileks ketika mengantri dan menenangkan emosi terutama berhadapan dengan orang yang tidak mengerti aturan mengantri ataupun orang yang membawa baju berlebihan ke dalam kamar pas. Membawa air putih dalam jumlah wajar juga membuat kita tidak dehidrasi dan tidak membuang waktu untuk mencari minum.

Demikian tips dari saya. Selamat mengikuti midnite sale berikutnya.

Mari Berpikir Positif…(Hukum Pygmalion)

Pagi,

Berikut bacaan pagi dari milis sebelah. Di jaman yang serba susah ini, yang
satu ini kayaknya ada benarnya..  Sebagai makhluk hidup, kita tidak lepas
dari permasalahan. Dari sudut ilmu perilaku, ada 3 cara yang umumnya
dilakukan individu saat berhadapan dengan permasalahan :

  1. Mengubah salah satu elemen permasalahan (memperbaiki, mengganti dengan yang baru) –> contohnya kalo masalah ama pacar, ya ganti aja dengan yang baru…😛 tapi hal ini kadang tidak bisa begitu saja dilakukan. Seringkali permasalahan itu berada jauh di luar kontrol kita, contohnya kondisi keuangan dunia saat ini atau kondisi perusahaan tempat kita bekerja
  2. Mengabaikan permasalahan.. Kita tahu ada masalah tapi kita bersikap cuek. Kurang disarankan karena akibatnya kita tidak melakukan apapun untuk mengatasi masalah. Kita bisa – bisa dicap ‘autis’ dan tidak perduli pada sesama/lingkungan.
  3. Mengubah cara pandang kita terhadap permasalahan tersebut. Apa yang pada awalnya kita anggap masalah, kita jadikan bukan masalah dan kita pandang secara lebih ‘menyenangkan’. Apabila mungkin kita kasih nilai tambah yang bisa memacu kita untuk lebih bersyukur dan melakukan yang lebih baik.

Pemecahan masalah biasanya berpulang pada masing-masing pribadi dan tergantung situasi, cara apa yang kiranya paling efektif.. Mengenai aspek yang ketiga,  ada bacaan dari milis sebelah.. Slamat membaca, smoga dapat bermanfaat…

Hukum Pygmalion – Hukum Berpikir Positif

Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus. Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi teman dan tetangganya.

Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik. Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, “Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini.”

Ketika ada seorang pembeli patung ngotot menawar-nawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, “Kikir betul orang itu.” Tetapi Pygmalion
berkata, “Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih perlu”.

Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, “Kasihan, anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya.”

Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.

Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia betul. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik.

Kawan-kawan Pygmalion berkata, “Ah,sebagus- bagusnya patung, itu cuma
patung, bukan isterimu.”

Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu sebagai manusia betul. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia betul.. Begitulah, Pygmalion  hidup
berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.

Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola
berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau
seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif.

Misalnya, jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.

Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.

Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan.

Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion. Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak fulfilling prophecy atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.

Kalau kita menganggap tetangga kita judes sehingga kita tidak mau bergaul
dengan dia, maka akhirnya dia betul-betul menjadi judes.

Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.

Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu  usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.

Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain.

Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang jelek tentang orang lain. Kita
tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain.

Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikir
buruk, kita akan menjadi curiga, “Barangkali ia sedang mencoba membujuk,” atau kita mengomel, “Ah, hadiahnya cuma barang murah.” Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri. Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia.

Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu
dengan rasa gembira dan syukur, “Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita.”

Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai. Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam. Tetapi kacamata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.

Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan.

Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan.. Keluarga menjadi hangat. Kawan menjadi bisa dipercaya. Tetangga menjadi akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah.

Mari berpikir positif.. Dan dunia ini akan menjadi lebih baik.

Menghargai dan Bersyukur

Lupa sumbernya dari mana (terjemahan), tapi ini pernah dikirim ke milis KPO Parafinance 27 Agustus 2009

Seorang penjual daging mengamati suasana sekitar tokonya. Ia sangat terkejut melihat seekor anjing datang ke samping tokonya. Ia mengusir anjing itu, tetapi anjing itu kembali lagi. Maka, ia menghampiri anjing itu dan melihat ada suatu catatan di mulut anjing itu.

Ia mengambil catatan itu dan membacanya. “Tolong sediakan 12 sosis dan satu kaki domba. Uangnya ada di mulut anjing ini.”

Si penjual daging melihat ke mulut anjing itu dan ternyata ada uang sebesar 10 dollar di sana. Segera ia mengambil uang itu, kemudian ia memasukkan sosis dan kaki domba ke dalam kantung plastik dan diletakkan kembali di mulut anjing itu. Si penjual daging sangat terkesan.

Kebetulan saat itu adalah waktu tutup tokonya, ia menutup tokonya dan
berjalan mengikuti si anjing.  Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan dan sampai ke tempat penyeberangan jalan. Anjing itu  meletakkan kantung plastiknya, melompat dan menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu dengan sabar dengan kantung plastik di mulut, sambil menunggu lampu penyeberang berwarna hijau. Setelah lampu menjadi hijau, ia menyeberang sementara si penjual daging mengikutinya.

Anjing tsb kemudian sampai ke perhentian bus, dan mulai melihat “Papan informasi jam perjalanan “. Si penjual daging terkagum-kagum melihatnya.
Si anjing melihat “Papan informasi jam perjalanan ” dan kemudian duduk di salah satu bangku yang disediakan. Sebuah bus datang, si anjing menghampirinya dan melihat nomor bus dan kemudian kembali ke tempat duduknya.

Bus lain datang. Sekali lagi si anjing menghampiri dan melihat nomor busnya. Setelah melihat bahwa bus tersebut adalah bus yang benar, si anjing naik. Si penjual daging, dengan kekagumannya mengikuti anjing itu dan naik ke bus tersebut.

Bus berjalan meninggalkan kota , menuju ke pinggiran kota. Si anjing melihat pemandangan sekitar. Akhirnya ia bangun dan bergerak ke depan bus, ia berdiri dengan 2 kakinya dan menekan tombol agar bus berhenti. Kemudian ia keluar, kantung plastik masih tergantung di mulutnya. Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan sambil dikuti si penjual daging.

Si anjing berhenti pada suatu rumah, ia berjalan menyusuri jalan kecil dan
meletakkan kantung plastik pada salah satu anak tangga. Kemudian, ia mundur, berlari dan membenturkan dirinya ke pintu. Ia mundur, dan kembali membenturkan dirinya ke pintu rumah tsb.

Tidak ada jawaban dari dalam rumah, jadi si anjing kembali melalui jalan
kecil, melompati tembok kecil dan berjalan sepanjang batas kebun tersebut. Ia menghampiri jendela dan membenturkan kepalanya beberapa kali, berjalan mundur, melompat balik dan menunggu di pintu.

Si penjual daging melihat seorang pria tinggi besar membuka pintu dan mulai menyiksa anjing tersebut, menendangnya, memukulinya, serta menyumpahinya.

Si penjual daging berlari untuk menghentikan pria tersebut, “Apa yang kau lakukan ..? Anjing ini adalah anjing yg jenius. Ia bisa masuk televisi untuk kejeniusannya. ”

Pria itu menjawab, “Kau katakan anjing ini pintar …? Dalam minggu ini sudah dua kali anjing bodoh ini lupa membawa kuncinya ..!”

Mungkin hal serupa pernah terjadi dalam kehidupan Anda.

Sesuatu yang bagi Anda kurang memuaskan, mungkin adalah sesuatu yang sangat luar biasa bagi orang lain.

Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita.

Pemilik anjing tidak menghargai kemampuan si anjing dan hanya terfokus
pada kesalahannya semata, sehingga menganggapnya anjing yang bodoh.
Sebaliknya, sang pemilik toko menganggap anjing tersebut luar biasa pintarnya karena mampu berbelanja sendirian.

Mungkin kita tidak pernah menyadari bahwa setiap harinya kita menghadapi pilihan yang sama.

Kita punya dua pilihan dalam menghadapi hidup ini, apakah hendak mengeluh atas berbagai hal yang kurang memuaskan atau menyalahkan orang lain atas kekurangannya, atau bersyukur atas berbagai karunia yang telah kita terima.

Tuhan telah mengkaruniai Anda dengan 86.400 detik per hari. Sudah adakah yang Anda gunakan untuk mengucap syukur?

Cangkir atau Kopi?

Saya sangat menyukai cerita ini, diterjemahkan dari sebuah sumber di milis HR Community bertanggal 6 Juli 2010

Sebuah kelompok alumni, yang sudah mencapai kemapanan dalam karir, pergi bersama-sama untuk mengunjungi profesor universitas mereka yang sudah tua.

Percakapan tiba-tiba mengarah ke dalam bentuk keluhan mengenai stress dalam pekerjaan dan kehidupan.

Profesor pun menawarkan kopi. Ia pergi ke dapur dan kembali dengan seteko besar kopi dan beraneka ragam cangkir keramik, plastik, kaca, kristal. Beberapa cangkir tersebut terlihat sederhana, beberapa terlihat mahal dan sangat indah. Profesor kemudian mempersilakan tamunya untuk mengambil sendiri kopinya.

Ketika semua mahasiswanya sudah memegang secangkir kopi di tangannya, profesor berkata : “Jika kalian memperhatikan, semua cangkir yang terlihat bagus dan mahal sudah diambil, meninggalkan yang terlihat sederhana dan murah. Hal itu merupakan sesuatu yang wajar. Semua orang menginginkan yang terbaik untuk dirinya, yang merupakan sumber dari semua permasalahan dan stress. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopinya, bukan cangkirnya, tapi secara sadar kita semua ingin memperoleh cangkir terbaik dan sibuk melihat pada cangkir orang lain.”

“Jika hidup ini adalah kopi maka pekerjaan, uang dan posisi / jabatan adalah cangkirnya. Mereka hanyalah wadah untuk mempertahankan dan berisikan kehidupan itu sendiri , tapi kualitas dari kehidupan itu sendiri tidak berubah. Kadangkala, dengan hanya berkonsentrasi pada cangkirnya, kita gagal untuk menikmati kopi di dalamnya.”

Jadi, jangan biarkan dirimu diarahkan oleh sekedar cangkir. Nikmatilah kopimu!

Keledai dan Anjing

Diterjemahkan dari milis HR Community, pernah dikirim ke milis HRD_Parafinance pada tanggal 09-09-09

Ada seorang pria dengan profesi tukang cuci yang memiliki seekor keledai dan
seekor anjing. Suatu hari saat dunia sedang terlelap, seorang pencuri masuk
ke dalam rumahnya, si tukang cuci lelap tertidur namun keledai dan anjingnya
masih terbangun. Anjing memutuskan untuk tidak menggonggong karena ia merasa
majikannya (tukang cuci) tidak memelihara dia dengan baik dan ingin
memberikan pelajaran kepada majikannya tersebut.

Keledai merasa kuatir dan mengatakan kepada anjing bahwa jika dia tidak
menggonggong maka keledai akan mengambil tindakannya sendiri. Anjing tidak
merubah pikirannya dan si keledai pun mulai meringkik dengan keras.

Mendengar suara keledai, pencuri tersebut kabur, dan sang majikan bangun serta
mulai memukuli keledai karena bersuara di tengah malam tanpa alasan. Makna
cerita ini adalah : Seseorang tidak boleh melakukan pekerjaan selain
pekerjaannya sendiri.

Sekarang lihatlah cerita yang sama dengan pandangan berbeda :

Misalkan majikan adalah bukan seorang tukang cuci tapi adalah seorang pria
berpendidikan tinggi. Dia seorang yang suka melihat sesuatu dari gambaran yang
lebih luas dan berpikiran luas dan kreatif (out of the box). Dia merasa yakin
bahwa pastinya ada suatu alasan yang kuat bagi keledai tersebut untuk
meringkik di tengah malam. Pria tersebut berjalan keluar dan mencoba
menemukan fakta-fakta, menerapkan pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up),
menemukan bahwa seorang pencuri berusaha untuk masuk dan keledai hanya ingin
mengingatkan dia mengenai hal itu.

Melihat inisiatif ekstra dari keledai dan usahanya untuk mengerjakan sesuatu
melebihi dari yang diharapkan darinya, majikannya memberi penghargaan
kepadanya dengan jerami yang banyak dan penghargaan lain serta menjadikannya
peliharaan kesayangan. Hidup dari si anjing tidak berubah banyak, kecuali
saat ini keledai lebih termotivasi untuk melakukan tugas anjing.

Dalam penilaian kinerja tahunan, anjing dinilai dengan nilai standar 3 (sama dengan “ME” = Meet Expectations). Segera si anjing menyadari bahwa keledai sudah mengambil pekerjaannya dan dia dapat lebih menikmati waktunya dengan tidur dan bermalas-malasan. Sepertinya anjing sudah tidak ingin pindah kemana-mana lagi. Suatu saat ketika dia sudah bertambah tua, majikannya ingin menggantikannya dengan anjing baru yang lebih muda, tegap, dan bertenaga.

Dalam penilaian kinerja tersebut, Keledai dinilai sebagai di atas standar
atau “Star Performer”. Keledai tersebut harus menyesuaikan diri dengan
standar kinerja tinggi yang sudah diberikan padanya. Tak lama sesudah itu dia
dilimpahi banyak pekerjaan, selalu bekerja dalam tekanan dan saat ini sedang
mencari pekerjaan baru.  Catatan : Sebagai star performer, cukup banyak yang tertarik untuk membeli keledai tersebut.

*Disclaimer*:*  Semua karakter dalam cerita ini tidak semuanya fiktif. Bila
terdapat kemiripan terhadap orang tertentu, itu adalah disengaja.